Studi agama-agama hadir sebagai bentuk kegiatan moderasi beragama. kenapa tidak? Karena dalam keilmuan studi agama-agama diajarkan bukan hanya saja belajar secara teori melaikan sebuah praktik. Maksudnya mahasiswa jurusan studi agama-agama dibekali pengetahuan agama-agama sehingga mereka mengetahui segala seluk beluk agama dari sejarah, praktik keagamaannya hingga hakikat ajarannya. Ini merupakan sebuah Langkah menemukan titik temu agama-agama untuk saling mengenal sehingga terciptanya saling menghormati, menghargai dari segala perbedaan-perbedaan yang ada. Karena konflik kegamaan terjadi sering ditemui karena kurangnya asupan informasi bahkan pengetahuan kita tentang agama-agama orang lain sehingga sulit untuk menerima perbedaan-perbedaan yang ada. Lalu kajian praktik yang didapatkan oleh mahasiswa jurusan studi agama-agama adalah dengan melakukan kegiatan lapangan untuk mengunjungi rumah ibadah penganut agama lain dengan melakukan dialog lintas iman untuk mengetahui secara langsung agama diluar dirinya. Tujuannya apa? Salah satu tujuan yang didapat adalah untuk memperkuat pemahaman yang didapat di dalam perkulihan tentang kesadaran dan pentingnya menjalin kerukunan dan persaudaraan di masyakat. Dalam kegiatan ini mahasiswa lagsung bertemu tokoh agama dari agama yang dikunjungi. Mereka bisa berdialog secara mendalam yang mereka ingin ketahui dari agama yang mereka kunjungi. Ini merupakan sebuah Langkah positif sebagai upaya membangun kerukunan antar agama untuk menciptakan perdamaian dan menangulangi krisis kemanusiaan.
Copyrights © 2024