Peneliti menggambarkan pola interaksi orang tua dan anak di desa sukadana kecamatan ciomas kabupaten serang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pola interkasi orang tua dan anak di desa sukadana dalam kegiatan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Dengan menggunakan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu interaksionisme simbolik yang dikemukakan oleh George Hebert Mead. Peneliti mengambil dua informan yaitu informan kunci dan informan pendukung mulai dari orang tua, anak remaja, dan teman dekat anak remaja. Hasil dari penelitian ini adalah pola interaksi yang diterapkan oleh orang tua kepada anak remajanya yang berusia 18-22 tahun, agar orang tua dapat mengambil keputusan yang telah ditetapkan olehnya di dalam keluarga dengan menggunakan beberapa pola yaitu pola komunikasi otoriter, pola komunikasi demokrasi, dan pola komunikasi otoriter-demokrasi. Dalam pengelolaan pola komunikasi didalam keluarga dapat menciptakan beberapa tindakan di dalam keluarga mulai dari impuls, persepsi, manipulasi, dan konsumasi, yang dilakukan oleh orang tua dan anak dalam kegiatan kesehariannya terdapat aspek perbedaan dalam pola interaksi tersebut.
Copyrights © 2024