Perkembangan IPTEK saat ini berkontribusi dalam meningkatnya implementasi bioteknologi dalam kehidupan manusia. Kultur jaringan tumbuhan merupakan salah satu aplikasi bioteknologi di bidang pertanian. Pengenalan kultur jaringan tumbuhan sejak dini bagi siswa SMA menjadi salah satu upaya mempersiapkan SDM yang terampil. Namun demikian, siswa SMA masih mengalami kesulitan dalam proses pembelajaran bioteknologi terutama pada topik ini. Pembelajaran yang berfokus pada teori dan tidak dilengkapi dengan kegiatan praktikum merupakan penyebab siswa sulit memahami pelajaran tersebut. Kendala ini terutama dialami oleh siswa kelas XII SMA BOPKRI I Yogyakarta. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar siswa pada materi kultur jaringan tumbuhan. Metode kegiatan pengabdian adalah participatory Action Research (PAR) yang diberikan dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan pelatihan dibagi menjadi dua sesi yaitu pemaparan materi pengantar, demonstrasi praktikum dan kegiatan praktikum. Acara praktikum meliputi pembuatan media kultur dan sterilisasi serta inokulasi eksplan. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan pengabdian ini telah berhasil sebesar 100% dalam meningkatkan pengetahuan berdasarkan hasil tanya jawab selama pelatihan serta keterampilan dalam melaksanakan tahapan kultur jaringan tumbuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini lebih lanjut dapat diintegrasikan dengan kegiatan pembelajaran biologi di kelas sehingga proses pelatihan dan pendampingan mengenai kultur jaringan tumbuhan dapat berlangsung lebih intensif. Selain itu, project kelompok yang diberikan selama kegiatan pengabdian dapat membantu siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran bioteknologi di kelas.
Copyrights © 2024