Banyaknya kasus penyimpangan perilaku dikalangan remaja Indonesia adalah tanda bahwa lemahnya peran pendidikan dalam membangun karakter dan budaya bangsa dikalangan remaja. Pengembangan karakter dan budaya bangsa sangat penting untuk membentuk generasi bangsa agar ciri khas sopan santun nusantara tetap tercermin pada diri bangsa Indonesia. dapat dilihat disetiap lembaga pendidikan formal, nilai-nilai karakter budaya bangsa hanya digaungkan tanpa dilaksanakan sesuai dengan tradisi khas bangsa Indonesia. Tidak hanya pada pendidikan formal, pada lembaga pesantren pun sangat penting di adakan pengembangan karakter dan budaya bangsa. Pesantren merupakan salah satu pendidikan alternati yang masih relevan untuk melahirkan genersi yang berbudaya. Karena pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu-ilmu agama saja, tetpi juga ilmu-ilmu umum yang bertujuan menyimbangkan kehidupan. Tanpa adanya keseimbangan karakter dan hilangnya nilai budaya maka sebuah bangsa akan terancam. Jurnal ini disusun dengan tujuan menjelaskan tentang pengembangan nilai karakter dan budaya pada pesantren. Metode yang digunakan deskriptif analitis terhadap konsep-konsep kunci. Analisis data dengan tehnik content analisis. Hasil penelitian merumuskan bahwa untuk mengembangkan pendidikan budaya dan karakter bangsa dapat dilakukan apabila mengikuti empat cara, yaitu: 1). Keteraturan interior, 2) koherensi, 3) keteguhan, 4) kesetiaan. Sedangkan untuk mengembangkan pendidikan budaya dan karakter bangsa di pesantren dapat dilakukan jika pesntren tetap konsiste dalam: 1) membentuk manusia rabbani, yakni yang sempurna ilmu dan taqwanya kepada Allah SWT; 2) membina manusia-manusia unggul yang bashthatan fil ‘ilmi wal jismi; dan 3) pesantren mempersiapkan generasi yang tafaquh fiddin.
Copyrights © 2022