Penelitian ini membahas penerapan nilai-nilai kearifan lokal Minangkabau di SMK Pembina Bangsa Bukittinggi melalui tradisi makan bajamba, terutama dalam proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melibatkan peserta didik kelas X, guru koordinator P5, dan pimpinan sekolah. Melalui kolaborasi dengan komunitas lokal dan kunjungan ke tempat-tempat tradisional, sekolah memperdalam pemahaman siswa tentang budaya lokal mereka. Hasilnya menunjukkan respons positif siswa terhadap kearifan lokal dan pembelajaran teknis yang seimbang. Implikasinya adalah terbentuknya lingkungan pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan globalisasi sambil mempertahankan nilai-nilai budaya lokal mereka.
Copyrights © 2024