Penelitian ini menyelidiki pendekatan pembelajaran bahasa Arab melalui metode offline atau luring, dengan penekanan pada peran Google Translate. Artikel membahas esensi dari pendekatan ini, menguraikan beragam karakteristiknya serta mengeksplorasi manfaat dan tantangannya. Metode offline menciptakan ruang untuk interaksi langsung antara pengajar dan murid, memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret. Meskipun terbukti efektif dalam beberapa konteks, pembelajaran offline juga memiliki kendala dalam mengakses sumber daya digital dan kurangnya fleksibilitas. Sejalan dengan kemajuan teknologi, perluasan strategi pembelajaran offline menjadi bagian intergral dari upaya untuk memastikan inklusivitas dan kesetaraan dalam sistem pendidikan. Google Translate menyediakan penerjemahan dan cepat diakses, membantu siswa dalam memahami teks bahasa Arab yang kompleks dan meningkatkan kosa kata. Terlepas dari kelebihannya, tantangan seperti akurasi dan potensi ketergantungan pada alat ini perlu di pertimbangkan. Abstrak ini menyelidiki dampak transformatif Google Translate pada Pembelajaran bahasa Arab, menyoroti pengaruh positifnya serta mengakui perlunya pendekatan yang seimbang mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran bahasa.
Copyrights © 2024