Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa model kurikulum Reggio Emilia yang diterapkan di banyak negara untuk pendidikan anak usia dini. Model kurikulum Reggio Emilia mulai dikembangkan di Italia setelah Perang Dunia 2 dan menjadi salah satu kurikulum yang menitikberatkan pada pengembangan kreativitas anak dan mendorong kolaborasi anak dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research melalui pengumpulan data dan karya tulis ilmiah. Sangatlah penting mendidik anak untuk kreatif sejak usia dini agar perkembangan otak dapat optimal. Selain itu membiasakan anak untuk dapat berkolaborasi dalam kegiatan belajar mengajar akan melatih mereka agar dapat bekerja sama dengan baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Reggio Emilia bersifat kolaboratif dalam proses pembuatan kurikulumnya karena melibatkan setiap peserta didik. Dengan dasar pemikiran bahwa anak memiliki minat, kemampuan, dan pengetahuan beragam yang dipengaruhi oleh interaksi dengan lingkungan sekitarnya; sekolah, keluarga, dan masyarakat. Kreativitas anak terbangun ketika mereka mengemukakan ide mengenai apa yang ingin dipelajari dan bagaimana proses pembelajarannya. Pendekatan Reggio Emilia menekankan pada fleksibilitas, eksplorasi, dan kolaborasi dalam pembelajaran anak usia dini.
Copyrights © 2024