Penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan tentang pengajaran Syaikh Abdul Qahhar Ngruweng kepada para raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Teknik analisa datanya melalui analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan tujuan penelitian. Tulisan ini menemukan beberapa kesimpulan bahwa Syaikh Abdul Qahhar melakukan pengajaran pendidikan keislaman berikut. Pertama, cara mengajarkan syariat Islam dengan pengertian fikih diajarkan berdasar madzab Syafiiyah, yakni beliau menulis ulang "Kitab Sittin Mas'alah" karya Syaikh Abul Abbas Ahmad Az-Zahid Kedua, cara pengajaran tarekat dilakukan melalui perealisasian empat tarekat berikut, antara lain: Tarekat Naqsyabandiyah, Tarekat Akmaliyah, Tarekat Hurufiyah, dan Tarekat Syattariyah. Ketiga, cara pengajaran tarekat dilakukan dengan penempuhan empat tarekat d atas, juga dengan menjelaslan tujuh asal-usul yang berasal dari ayah dan ibu, yaitu: wulu, kulit, daging, getih, otot, balung, dan sungsum dan dari Tuhan ada lima, yaitu pangrasa, pangucap, pangganda, pangrungu, dan paningal walau pada dasarnya semua berasal dari Tuhan. Keempat, cara pengajaran pendidikan agama Islam kepada para raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan murid yang lainnya dilakukan melalui dua cara, yaitu pengajaran makrifat secara umum (ammah) dan pengajaran makrifat secara khusus (khash)
Copyrights © 2024