Articles
Karakteristik Anak dengan Gangguan Mutisme Selektif Kelompok B TK AL Muhajirin Kota Malang
Dessy Farantika;
Triyono Triyono;
Hardika Hardika
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 4, No 10: Oktober 2019
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v4i10.12928
Abstract: Selective mutism disorder is a condition in which children refuse to speak in certain social conditions but are able to speak smoothly in other situations. The focus of this research is to determine the characteristics of children who experience impaired mutism in children in TK Al Muhajirin Malang City. The research methods used are qualitative with a case study approach. The results showed that the characteristics of selective mutism disorder are: communicating using non-verbal language; Lack of eye contact when asked to communicate. The child is able to complete aspects of proficiency according to developmental stages that do not require verbal communication ability. The child will look anxious, afraid, excessive anxiety when in the new circled.Abstrak: Gangguan mutisme selektif merupakan kondisi dimana anak menolak untuk berbicara dalam kondisi sosial tertentu, tetapi mampu berbicara dengan lancar di situasi lain. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik anak yang mengalami gangguan mutisme selektif pada anak di TK Al Muhajirin Kota Malang. Metode penelitian yang digunakan merupakan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik gangguan mutisme selektif, yaitu berkomunikasi menggunakan bahasa nonverbal; kurang adanya kontak mata saat diajak berkomunikasi; anak mampu menyelesaikan aspek kemampuan sesuai tahapan perkembangan yang tidak membutuhkan kemampuan berkomunikasi secara verbal; anak akan terlihat cemas, takut, kekhawatiran berlebihan ketika berada di lingkungan baru.
Deteksi Dini Masalah Psikologis dan Tumbuh Kembang Anak Usia Dini
Defi Astriani;
Alaiya Choiril Mufidah;
Dessy Farantika
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 3 No 1 (2021): Volume 3 Nomor 1, Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28926/jppnu.v3i1.40
Anak usia dini mengalami tahapan tumbuh kembang yang meliputi aspek fisik, sosial emosi, kognitif, dan perilaku. Pada tahapan ini diketahui berhasil tidaknya tumbuh kembang anak salah satunya dipengaruhi oleh peran orang tua karena ditahapan ini menjadi awal mula perkembangan potensi yang dimiliki oleh anak, sehingga semua aspek harus berjalan beriringan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada orang tua dan guru serta memberikan bekal berupa skill untuk melakukan deteksi dini pada permasalahan-permasalahan anak selama tahap pertumbuhan dan perkembangan. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan meliputi psikoedukasi, diskusi, role play dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan skill orang tua maupun guru dalam melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak secara fisik dan psikologis.
THE IMPLEMENTATION OF “I CAN” CIRCUIT GAMES TO IMPROVE INDEPENDENCE AT AL-MUHAJIRIN KINDERGARTEN
Dessy Farantika;
Dwi Indrawati
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/pres.v2i2.11467
Independence is one aspect of development in the social-emotional field that needs to be instilled from early childhood. The purpose of this research is to (1) describe the application of the I can circuit game to increase the independence of group A children at Al-Muhajirin Malang Kindergarten (2) to describe the improvement of the independence of group A children through the I can circuit game at Al-Muhajirin Malang Kindergarten. This study uses Classroom Action Research. This study uses two cycles where each cycle. The data analysis used was qualitative and quantitative analysis. The research instrument used an observation sheet. The results of this study indicate that there is an increase in children's independence starting from cycle I to cycle II.
Sistem Pembelajaran Dari Rumah Melalui Model Daring TK Al Muhajirin Kota Malang Saat Pandemi Covid-19
Dessy Farantika;
Dwi Indrawati
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 5 No 1 (2021): Volume 5, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (268.389 KB)
|
DOI: 10.28926/riset_konseptual.v5i1.326
Sistem pembelajaran dari rumah melalui model dalam jaringan saat pandemi covid 19 merupakan salah satu sistem pembelajaran yang dilakukan dirumah yang melibatkan kerjasama antara orangtua dan sekolah untuk tetap melaksanakan pembelajaran melalui bermain. Pembelajaran ini untuk mestimulus perkembangan anak melalui kegiatan yang dirancang oleh guru dan dilaksanakan oleh orangtua dirumah bersama anak dengan pendampingan guru. Fokus penelitian ini digunakan untuk mengetahui perencanaan pelaksanaan, evaluasi dan kendala sistem pembelajaran melalui bermain dari rumah melalui model dalam jaringan TK Al Muhajirin Kota Malang. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mengetahui secara mendalam dan terfokus.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun dengan Penerapan Kegiatan Fun Cooking di TK Al Muhajirin Kota Malang
Dwi Indrawati;
Dessy Farantika
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Number 1, April 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (442.754 KB)
Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif dalam kegiatan pembelajaran secara klasikal menyebabkan kurangnya stimulus perkembangan kognitif anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun melalui media pembelajaran fun cooking. Penelitian ini berfokus pada stimulus kemampuan aspek kognitif yang berkaitan dengan berpikir logis yang memiliki indikator capaian mengkelompokkan benda berdasarkan warna, bentuk, ukuran dan membuat sebuah urutan A-B-C-D yang berurutan. Metode penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian kolaboratif yang terbagi dalam dua siklus. Subjek penelitian yaitu anak usia 5-6 tahun berjumlah 13 anak. Analisis data ini berupa teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif bertujuan untuk mengetahui paparan hasil ketercapaian aspek perkembangan kognitif dengan pelaksanaan kegiatan Fun Cooking dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya kenaikan nilai kelas pada siklus I mencapai 69% dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 92%. Pada kedua siklus mengalami kenaikan penilaian kelas sebesar 23%.
The Parenting Working Mothers to Stimulate Children's Intelligence
Raras Ayu Prawinda;
Dessy Farantika
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 1 No 3 (2021): Volume 1,Number3, Desember 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (476.969 KB)
The development of children's intrapersonal intelligence is closely related to the parenting applied by parents at home. Parents' knowledge and understanding of child care using appropriate parenting patterns. Authoritative parenting is a parenting style that encourages individuals to be independent but still maintain limits and control over the actions taken. Applying authoritative parenting to children is that mothers expect their children to grow and develop as well as possible, able to control emotions naturally, have the ability to manage themselves even though working mothers have limited time in accompanying and caring for children at home like mothers who do not work. This study seeks to reveal the authoritative parenting carried out by working mothers to stimulate the intrapersonal intelligence of early childhood through in-depth observations of the conditions and situations of authoritative parenting in the daily lives of mothers and children at home. Conditions in the field that run as they are in accordance with the reality in the field are very useful for researchers to obtain data. The approach used in this research is a qualitative descriptive approach. The type of research used in this qualitative research is a single case study.
Perencanaan Pembelajaran Reggio Emilia pada Anak Usia Dini
Rina Insani Setyowati;
Dessy Farantika
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 1 No 3 (2021): Volume 1,Number3, Desember 2021
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.628 KB)
Tujuan dari kajian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan pembelajaran Reggio Emilia pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan rancangan studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum di dalam pembelajaran Reggio Emilia dikenal sebagai emergen kurikulum, di mana penyusunan kurikulum dimulai dengan melakukan observasi minat anak. Dalam pelaksanaan pembelajaran Reggio Emilia metode pembelajaran yang digunakan dikenal dengan istilah episode dan proyek, di mana anak dapat melakukan sendiri atau secara berkelompok. Episode merupakan perjumpaan jangka pendek, dan perjumpaan jangka panjang disebut proyek. Sedangakan sumber belajar terdapat istilah lingkungan merupakan guru ketiga yaitu Lingkungan merupakan sumber penting untuk perkembangan hubungan antara anak dan orang dewasa, dan hal tersebut tercermin dari penataan ruang fisik yang disatukan dan dilengkapi sehingga dapat menyatukan anak dengan orang dewasa. Guru menciptakan lingkungan yang ramah di mana perkembangan hubungan anak-anak dengan orang dewasa dapat lebih optimal. Penataan kelas, material, dan waktu, peran guru dan peran orangtua sangat penting mendukung proses pembelajaran. Pengorganisasian pembelajaran Reggio Emilia pada anak usia dini meliputi peran anak, peran gurum peran orang tua dan keluarga.
Pelatihan Pengolahan Limbah Batok Kelapa menjadi Gantungan Kunci di Desa Tumpakoyot
Mhd. Hasby Nazarudin;
Dessy Farantika;
Yunita Salsa Bila;
Nuzul Karimah;
Siti Choirunnisa;
Asri Puspita Sari;
Binti Nur Alfiah;
Sri Wahyuni;
M. Mutoharul Janan;
Zenita Sholihatul Aisyah;
M. Irfan Ferdian Hasan;
Syakilla Syakilla;
M. Abil Muwahib;
Yoga Agung Priyono;
Walla Widianto
Jurnal Abdimas UNU Blitar Vol 4 No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28926/jppnu.v4i1.70
Desa Tumpakoyot merupakan bagian desa di wilayah Kecamatan Bakung Kabupaten Blitar. Tanaman kelapa (Cocos Nucifera L) adalah pohon serba guna yang bernilai ekonomi tinggi, mulai dari akar, batang, daun, dan buahnya semuanya bisa dimanfaatkan. Batok kelapa dapat dimanfaatkan menjadi berbagai produk komersil yaitu kerajinan tangan salah satunya yaitu gantungan kunci. Kegiatan pelatihan yang dilakukan dengan memberikan contoh pembuatan kerajinan gantungan kunci dengan bentuk bentuk binatang. Selain itu, tim pengabdi juga memberikan sebuah gambaran tentang nilai tambah dari batok kelapa yang sudah dibuat menjadi gantungan kunci. Kegiatan pengabdian pada pemuda masyarakat Desa Tumpakoyot yang dilaksanakan di Desa Tumpakoyot secara umum dapat berjalan dengan baik dan lancar serta mendapat antusias yang cukup tinggi oleh pemuda Desa Tumpakoyot.
THE EFFECT OF PROJECT BASED LEARNING ON SCIENCE PROCESS SKILLS IN EARLY CHILDREN
Dessy Farantika;
Dwi Indrawati;
Arif Muzayin Shofwan;
Rina Insani Setyowati
-
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18860/pres.v4i1.18016
The results of preliminary observations indicate that learning still uses Project Based Learning Model Learning. So that the child's ability to speak is still lacking, especially telling the contents, communicating with simple words, expressing ideas, retelling the story according to the flow. The right learning model to stimulate children's speaking ability is Project Based Learning assisted by big books, because project learning is carried out in groups and uses big book media so that it can stimulate children's speaking abilities. The purpose of this study was to determine the differences in group learning outcomes using the Project Based Learning model assisted by big books and the Project Based Learning class groups on speaking skills. The study design uses quasi-experimental research. The subjects in this study were all children of group B in TK Al-Muhajirin Malang in the 2018/2019 academic year even semester which consisted of two classes namely B1 totalling 17 children as an experimental class and B2 totalling 17 children as a control class, using purposive sampling. The prerequisite test used in this study was the construct validation test with 3 validators, namely one lecturer as a learning expert, one lecturer as a media expert, and one school principal as a practitioner to assess the validity level of the Daily Learning Implementation Plan (RPPH) and an observation sheet of participants' speaking skills students using big book.
Study On The Hidden Policy Behind The Japanese Control In Indonesia
Arif Muzayin Shofwan;
Dessy Farantika
SINDA: Comprehensive Journal of Islamic Social Studies Vol 2 No 2 (2022): Volume 2, Number 2, Agustus 2022
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.28926/sinda.v2i2.468
The Japanese government's occupation of Indonesia kept the substance of the hidden mission. This paper aims to analyze the hidden policies behind the Japanese colonial policies during the colonization of Indonesia. This writing method is a library study by taking various appropriate literature. The results of this study state that the policy of the Japanese colonialists in various fields when colonizing the Indonesian people was an attempt to win the Greater East Asia War. From the implementation of the policies of the Japanese colonialists, it appears that there are advantages and disadvantages. The implementation of favorable policies then received acceptance from the Indonesian people. Meanwhile, the implementation of detrimental policies then met resistance from the Indonesian people. Some of the beneficial Japanese colonial policies included: Indonesian was widely developed throughout Indonesia; Indonesian people are educated to hold positions; the community has equal opportunities in the field of education, and others. Some of Japan's colonial policies were detrimental, including the Indonesian people being obliged to plant crops that could support the war; exploitation of natural resources that causes the Indonesian people to suffer from poverty, hunger, and misery; forced labor or romusha without pay, and others.