Laboratorium virtual merupakan suatu media berbasis komputer yang berisi simulasi kegiatan di laboratorium fisika. Guru sebagai fasilitator harus berfikir kreatif dan inovatif untuk mengatasi masalah ini, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini, tentunya guru tidak bisa menghadirkan siswa di sekolah untuk melakukan praktikum. Maka dibutuhkan suatu media pembelajaran yang mengabungkan lebih dari 2 unsur media yang terdiri dari teks, grafis (gambar, foto, animasi) dan video secara terintegrasi, sehingga siswa masih tetap bisa melakukan praktikum walaupun dimasa pandemi. Penelitian ini adalah penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4-D terdiri atas 4 tahapan pengembangan, yaitu define (tahap pendefinisian), design (tahap perancangan), develop (tahap pengembangan), dan disseminate (tahap penyebarluasan) produk berupa Laboratorium Virtual pada siswa kelas XI IPA SMAN 1 Bunta. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas(PTK). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan laboratorium virtual dapat meningkatkan hasil belajarĀ siswa kelas XI IPA SMAN 1 Bunta. Terlihat dari ketuntasan klasikal pada siklus 1 adalah 20 % sementara pada siklus 2 mengalami peningkatan menjadi 77%.A virtual laboratory is a computer-based medium that contains simulations of activities in a physics laboratory. Teachers as facilitators need to think creatively and innovatively to tackle this problem, especially in the midst of the current COVID-19 pandemic, of course teachers cannot bring students to school to do a practice. So we need a learning medium that combines more than two media elements consisting of text, graphics (pictures, photos, animations) and video in an integrated way, so that students can still do the practice even in pandemic times. This research is a Research and Development study with a 4-D development model consisting of 4 stages of development, namely define (defining stage), design (planning stage), develop (development stage), and disseminate (distribution stage) of virtual laboratory products in students of grade XI IPA SMAN 1 Bunta. This study is Class Action Research (PTK). Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the use of virtual laboratories can improve the learning outcomes of students of class XI IPA SMAN 1 Bunta. Seeing from the classical accuracy in cycle 1 is 20 percent while at cycle 2 it has increased to 77 percent.
Copyrights © 2024