Sistem Informasi Geografis (SIG) merupakan salah satu topik pembelajaran geografi yang dianggap sulit oleh siswa karena memerlukan pemahaman teori dan praktik teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kendala pembelajaran SIG pada siswa SMA kelas XII IPS, khususnya dalam penggunaan teknologi sebagai media pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama dalam pembelajaran SIG meliputi terbatasnya media pengajaran, metode pengajaran yang kurang variatif, dan penggunaan sarana prasarana yang tidak optimal. Guru cenderung menggunakan buku bacaan sebagai media utama tanpa memanfaatkan aplikasi ArcGIS, yang penting dalam pembelajaran SIG. Metode ceramah dominan digunakan tanpa praktik langsung, padahal pendekatan kombinasi seperti penggunaan PowerPoint, video, dan praktik langsung lebih efektif. Meskipun sebagian besar sekolah memiliki laboratorium dengan perangkat komputer dan proyektor, penggunaannya masih rendah akibat kurangnya pengetahuan guru dan siswa, keterbatasan dana, serta pengelolaan laboratorium yang kurang baik. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam teknologi SIG, diversifikasi metode pengajaran, dan optimalisasi laboratorium sekolah. Dengan langkah ini, diharapkan pembelajaran SIG dapat menjadi lebih efektif dan mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam bidang geografi.
Copyrights © 2024