Ketahanan pangan adalah sebuah konsep yang terus berkembanga pesat dari waktu kewaktu. Menjaga ketahanan pangan keluarga tidak hanya sebatas mengandalkan pendapatan yang dimiliki oleh orang-orang yang bekerja dalam keluarga tetapi akses terhadap saluran informasi dan komunikasi memiliki dampak besar pada partisipas perempuan dalam ketahanan pangan. Menurut identifikasi masalah tersebut maka peneliti ini bertujuan untuk mengetahui pilihan saluran pendidikan yang diakses oleh para dosen perempuan di FKIP dalam menambah informasi ketahanna pangan keluarganya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan penelitian dilakukan dengan teknik purposive dengan sasarannya adalah dosen perempuan. Lokasi penelitian adalah kampus FKIP Untitrta dan tempat tinggal informan. Proses analisis data dilakukan menurut Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa saluran pendidikan yang sering dimanfaatkan dalam menambah pengetahuan terkait ketahanan pangan adalah media sosial berupa Instagram. Dengan pertimbangan karena platform tersebut menyajikan informasi yang kekinian dan informatif.
Copyrights © 2024