Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dinamika pendidikan yang dialami oleh keluarga anak yatim di Desa Kutamekar Kabupaten Pandeglang. Terutama dalam aspek pola internalisasi habitus, ekonomi, sosial, budaya, simbolik dan arena. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pola internalisasi habitus, penggunaan modal yang dimiliki dan arena anak yatim, sehingga menghasilkan keputusan akhir berupa motivasi praktik melanjutkan dan tidak melanjutkan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap anak yatim, keluarga dan masyarakat sekitar. Teknik tersebut digunakan untuk memperoleh data penelitian yang lebih dalam.Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dinamika yang terjadi pada keluarga anak yatim tergantung pada pola internalisasi habitus, penggunaan modal dan arena. Informan anak yatim dengan pola internalisasi habitus, penggunan modal dan arena yang positif akhirnya menghadirkan motivasi mengambil langkah praktik melanjutkan pendidikannya. Sebaliknya, informan anak yatim dengan pola internalisasi habitus kurang baik, tidak menggunakan modal yang dimiliki dan arena yang kurang mendukung, akhirnya menghadirkan motivasi mengambil langkah praktik tidak melanjutkan pendidikan.
Copyrights © 2024