Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Vol. 17 No. 3 (2024): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 17.3

KEINGINAN KELUARGA MENGHENTIKAN PINJAMAN BANK EMOK: POTRET TEKANAN EKONOMI, MANAJEMEN KEUANGAN, DUKUNGAN SOSIAL, DAN LINGKUNGAN KELUARGA: Families' Desire to Cease Bank Emok Loans: An Examination of Economic Pressure, Financial Management, Social Support, and Family Environment

Euis Sunarti (Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia)
Sri Ajrania (Program Studi Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia)
Diah Krisnatuti Pranadji (Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia)
Agus Siswanto (Departemen Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah, Institut Agama Islam Tazkia, Jl. Ir. H. Djuanda, Bogor, 16810, Indonesia)
Hambari (Magister Ekonomi Syariah, Sekolah Pascasarjana, Universitas Ibn Khaldun Bogor, Jl. K.H. Sholeh Iskandar Raya, Bogor, 16161, Indonesia)
Musthofa (Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia)
Syifa Istighfarani (Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor, Jl. Raya Darmaga Kampus IPB Darmaga, Bogor, 16680, Indonesia)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2024

Abstract

Banyak keluarga terjebak menjadi nasabah Bank Emok dalam waktu cukup lama dan memberikan tekanan kepada keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi keinginan menghentikan pinjaman dari Bank Emok dan faktor yang memengaruhinya (tekanan ekonomi, manajemen keuangan, dukungan sosial, dan lingkungan keluarga). Penelitian ini melibatkan 120 keluarga nasabah Bank Emok di Kabupaten dan Kota Bogor. Keluarga ingin menghentikan pinjaman dengan segera menyelesaikan cicilan (90%) dan tidak ingin meminjam lagi (85%). Tekanan ekonomi keluarga cukup tinggi. Sebagian besar keluarga tidak memiliki tabungan yang cukup untuk enam bulan kebutuhan keluarga. Sebagian besar pendapatan keluarga lebih kecil dari pengeluaran. Hampir semua keluarga berutang kurang dari 50 persen aset keluarga. Alasan utama keluarga berutang untuk modal usaha dan kebutuhan darurat keluarga. Keluarga paling sering meminta dukungan atau bantuan dari keluarga besar dan tetangga. Keluarga mengaku mengenal baik masyarakat, saling hormat, dan peduli pada lansia. Hasil PLS menunjukkan bahwa makin tinggi skor tekanan ekonomi, manajemen keuangan, dukungan sosial, dan lingkungan keluarga, maka makin tinggi keinginan menghentikan pinjaman. Keluarga disarankan untuk meningkatkan manajemen keuangannya, utamanya dengan menabung untuk kebutuhan baik yang sudah diketahui maupun kebutuhan darurat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jikk

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance Education Nursing Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen (JIKK) receives scientific manuscripts (research results) that can contribute to improving the quality of families and consumers. Acceptable research topics are well-being, resilience, sociology, psychology, resource management, education, ecology, communication, ...