Dengan penekanan pada peran redistribusi tanah dalam menurunkan kesenjangan ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan memberdayakan masyarakat pedesaan, penelitian ini berupaya untuk mengkaji bagaimana reforma agraria berdampak terhadap pembangunan ekonomi lokal di Indonesia. Di Indonesia, reforma agraria dipandang sebagai langkah yang diperhitungkan untuk mengatasi masalah ketimpangan kepemilikan lahan yang sudah berlangsung lama, khususnya di daerah pedesaan di mana mayoritas masyarakatnya bergantung pada pertanian sebagai sumber pendapatan utama mereka. Dengan redistribusi tanah yang lebih adil, Pemerintah ingin membuat masyarakat kecil menjadi lebih baik dan membuka peluang bisnis baru yang dapat meningkatkan perekonomian lokal. Namun, sejumlah permasalahan sering menghambat efektivitas program ini, termasuk kurangnya pengetahuan penerima manfaat tentang cara mengelola lahan secara berkelanjutan dan produktif, terbatasnya akses mereka terhadap sumber daya modal, dan tidak adanya infrastruktur pendukung.
Copyrights © 2025