Evaluasi diperlukan untuk pengukuran kualitas lembaga pendidikan, maka prasyarat dalam mengukur kriteria tersebut dibutuhkan sistem penjamin mutu internal. Sistem penjamin mutu internal digunakan untuk menjawab berbagai problematika yang ada dilembaga pendidikan serta untuk mewujudkan visi dan misi lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode dektriptif kualitatif. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses penjaminan mutu internal SD Assalam Bandung dimulai dengan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) untuk mengukur efektivitas setiap capaian mutu dari setiap komponen Standar Nasional Pendidikan (SNP). Selanjutnya upaya pemenuhan Standar Mutu ditindak lanjuti oleh Tim Penjaminan Mutu Pendidikan Sekolah (TPMPS) yang dituangkan dalam setiap dokumen perencanaan pemenuhan standarisasi pendidikan, yang didalamnya dijelaskan tentang berbagai kegiatan, tujuan, strategi pelaksanaan, indikator keberhasilan, serta rincian biaya yang dibutuhkan. Rencana pemenuhan mutu diimplementasikan ke dalam setiap aspek yang melibatjan seluruh komponen secara komperhensif. Seluruh rangkaian pelaksanaan pemenuhan mutu dimentoring langsung peh TPMPS kemudian dilakukan evaluasi untuk melihat efektifitas pelaksanaan pembelajaran. Hasilnya sebagai acuan untuk penetapan standar mutu baru yang lebih efektif, metoring tersebut terdokumentasikan dalam bentuk raport SPMI.
Copyrights © 2024