Perkembangan teknologi telah membuat gadget menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan siswa sekolah dasar, dengan 65% anak usia 6-12 tahun di Indonesia menggunakan gadget selama 3-5 jam per hari. Namun, penggunaan berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif seperti gangguan kesehatan, kecanduan, dan penurunan performa akademik, sehingga diperlukan strategi untuk memastikan pemanfaatan gadget yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai dampak penggunaan gadget. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Bandar Lor 1 Kota Kediri pada 18 November 2024. Metode PkM adalah Participatory Action Research (PAR) dan populasi adalah siswa kelas 1-6 sebanyak 121 siswa dan sampel PkM adalah siswa kelas 4-6 sebanyak 73 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan Teknik analisis data menggunakan analisis statistis non parametrik Uji Wilcoxon karena data tidak terdistribusi normal. Pelaksanaan PkM dibagi menjadi empat tahapan, meliputi pretes, penyampaian materi edukasi, ice breaking, serta evaluasi melalui posttest. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan, terlihat dari perbandingan nilai pretest dan posttest yaitu sebesar 50.17 dan 97,17. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi ini berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap penggunaan gadget yang sehat dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi siswa dalam mengelola penggunaan teknologi secara bijak dan menjadi model untuk pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang.
Copyrights © 2025