Masa remaja merupakan fase penting dalam perkembangan individu, termasuk dalam hal interaksi sosial. Di era digital ini, media sosial menjadi salah satu sarana utama yang mempengaruhi pola komunikasi dan hubungan antar individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan Focus Group Discussion (FGD). Data diperoleh dari 50 responden remaja yang aktif menggunakan media sosial, dengan fokus pada frekuensi penggunaan, jenis platform, dan dampak penggunaan media sosial terhadap interaksi sosial mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja menghabiskan lebih dari tiga jam per hari di media sosial, dengan platform yang paling banyak digunakan adalah Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Media sosial memberikan dampak positif berupa peningkatan keterhubungan dan dukungan sosial, namun juga memiliki dampak negatif seperti penurunan kualitas interaksi tatap muka, kecemasan sosial, dan potensi konflik.
Copyrights © 2024