Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru guna memberikan penyadaran sejarah. Meskipun banyak guru yang sudah memiliki dan menghayati nilai-nilai toleransi, keterbukaan, dan kerjasama dalam kehidupannya. Akan tetapi, kebanyakan masih belum tahu caranya mengaplikasikan atau merelevansikan kondisi di masa lalu dan masa kini. Bahkan beberapa guru masih rancu dalam memahami konsep, teori, dan contoh kasus sejarah persilangan budaya. Oleh karena itu, tim penelitian berupaya untuk memfasilitasi kesenjangan pengetahuan itu dengan mengorganisasikan sebuah kursus sejarah persilangan budaya. Penelitian ini dilaksanakan dengan mengikuti beberapa langkah: (1) Analisis Situasi; (2) Rekomendasi Kegiatan; (3) Perancangan kurikulum dan perangkat pembelajaran untuk kursus sejarah persilangan budaya Nusantara via Google Classroom; (4) Penyusunan Buku Saku “Identitas Hibrida Masyarakat Ambon”; (5) Promosi kegiatan; (6) Penjaringan peserta kegiatan; (7) Pelaksanaan Kursus; (8) Evaluasi kegiatan penelitian by google form; (9) pengumpulan infografi sejarah; dan (10) Rencana tindak lanjut kegiatan. Sebagai tindak lanjut, kegiatan ini akan tetap dilakukan tahun depan dengan tetap menggandeng MGMP Sejarah Jawa Timur, Secara bersambung, tim penelitian akan tetap berkoordinasi dengan MGMP Sejarah Jawa Timur untuk menentukan lokasi kegiatan tahun depan, Tim penelitian akan mengombinasikan kegiatan luring (diskusi panel dan ekskursi situs) dan daring (via webinar).
Copyrights © 2025