Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Vol. 8 No. 3 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial

FILSAFAT SEJARAH KRITIS: POST-MODERNISME

Bahrun Ario Johan (Unknown)
Afida (Unknown)
Vita Lukviana Wati (Unknown)
Dias Indriyani Soleha Saputri (Unknown)
Elisabeth Barek Ole Liwun (Unknown)
Arif Wahyu Hidayat (Unknown)



Article Info

Publish Date
05 Jul 2025

Abstract

Tulisan ini membahas hubungan antara filsafat sejarah kritis dan postmodernisme, khususnya melalui kontribusi pemikiran Jean-François Lyotard. Filsafat sejarah kritis menolak narasi sejarah tunggal yang dominan, dan menyoroti peran kekuasaan dalam konstruksi historiografi. Sementara itu, postmodernisme mempertanyakan legitimasi narasi besar seperti kemajuan dan emansipasi, serta menekankan pluralitas dan relativitas kebenaran sejarah. Dengan pendekatan hermeneutik kritis dan studi pustaka, penelitian ini menunjukkan bahwa keduanya membuka ruang bagi narasi alternatif, suara marjinal, serta refleksi etis dalam penulisan sejarah. Hasilnya, sejarah dipahami bukan sebagai fakta objektif, tetapi sebagai medan wacana yang kompleks, terbuka, dan penuh dinamika.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

triwikrama

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Triwikrama Journal uses a license CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly works. This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, ...