Jurnal Pertanian Unggul
Vol. 4 No. 1 (2025): Vol. 4 No 1 ( 2025): Jurnal Pertanian Unggul, April 2025

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KERAJINAN BAMBU (BAMBUSOIDEAE) DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN GOLEWA KABUPATEN NGADA

Donatus Paru Wea (Unknown)
Igniosa Taus (Unknown)
Victoria Ayu Puspita (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2025

Abstract

Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi Pengembangan usaha kerajinan bambu melibatkan berbagai strategi dan langkah untuk memaksimalkanpotensiproduk bambudanmeningkatkankeberhasilan usaha.utamanya atausuatu usaha yang menghasilkan suatu produk yang digunakan sebagai sarana atau input dalam usaha pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang berpengaruh secara dominan terhadap pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa dan merumuskan strategi pengembangan usaha kerajinan bambu di Kecamatan Golewa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif,Jenis penelitian deskriptif yaitu suatu penelitian yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi melalui wawancara, mengambil gambar, mengidentifikasi, membuat perbandingan dan menentukan sesuatu untuk menghadapi suatu masalah serta untuk menetapkan rencana atau keputusan pada waktu yang akan datang data diolah menggunakan Analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Faktor yang mempengaruhi usaha kerajianan bambu di kecamatan Golewaadalah antra lain,faktor internal dan faktor eksternal diamana faktor internal meliputi kekuatan ( strenght) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi ketersedian bahan baku yang melimpah dan lokasi usaha yang strategis. Kelemahan (weaknes) dengan skor paling tinggi yaitu 0,31 meliputi keterbatasan tenaga kerja. Sedangkan untuk faktor eksternal meliputi peluang (opportunities) dengan skor tertinggi 0,62 meliputi lokasi usaha merupakan tempat kunjungan wisata, ancaman (threats) dengan skor tertinggi 0,46 meliputi akses jalan menuju bahan baku belum maksimal sehingga strategi yang sesuai adalah strategi intensif dan Strategi integrasi. Strategi intensif memerlukan bermacam usaha yang intens untuk meningkatkan posisi persaingan dengan produk yang sudah ada berupa penetrasi pasar, pengembangan pasar dan pengembangan produk. Strategi Integrasi menghendaki agar perusahaan melakukan pengawasan yang lebih terhadap distributor,pemasok atau para pesaingnya.Strategi Integrasi meliputi integrasi kedepan,integrasi kebelakang dan integrasi horizontal. klasifikasi dari strategi strategi intensif dan integrasi

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jurnalpertanianunggul

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Education Social Sciences Other

Description

Ruang lingkup artikel ilmiah yang dapat diterbitkan dalam JURNAL PERTANIAN UNGGUL ini adalah sebagai berikut: Pendidikan Umum, Pendidikan Sekolah Dasar, Pendidikan Menengah dan Atas, Metode Pendidikan dan Pengajaran, Teknologi Pendidikan dan Pengajaran, Aplikasi Pendidikan dan Pengajaran, Pendidikan ...