Numerasi merupakan salah satu kompetensi esensial abad ke-21 yang harus dimiliki oleh calon guru Sekolah Dasar (SD) mengingat peran strategis guru dalam menumbuhkan numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pemenuhan indikator numerasi calon guru SD dalam menyelesaikan soal cerita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus kolektif dengan instrumen pendukung meliputi lembar tugas dan pedoman wawancara semi-terstruktur yang telah disesuaikan dengan indikator numerasi. Instrument tersebut divalidasi melalui metode expert judgement checklist dengan melibatkan dua orang doktor pendidikan matematika. Subjek penelitian adalah 19 mahasiswa program PPG prajabatan PGSD Universitas Negeri Malang yang kemudian dipilih masing-masing 1 subjek dengan teknik purposive sampling untuk penyajian data sebagai hasil penelitian. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan untuk menganalisis seluruh jawaban subjek penelitian ini adalah interaktif mecangkup tahapan pengumpulan data, penyajian data, kondensasi data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Selanjutnya, data divalidasi dengan menggunakan metode triangulasi dan member checking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 3 tingkatan pemenuhan indikator numerasi antara lain, (1) calon guru SD mampu memenuhi ketiga indikator soal cerita numerasi, (2) calon guru SD mampu memenuhi dua dari tiga indikator soal cerita numerasi, dan (3) calon guru SD mampu memenuhi satu dari tiga indikator soal cerita numerasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa belum semua calon guru memiliki kecakapan numerasi yang memadai untuk mendukung pembelajaran bermakna di kelas. Oleh karena itu, temuan ini selanjutnya direkomendasikan sebagai landasan dalam upaya peningkatan numerasi calon guru SD sebelum menjalani peran sebagai pendidik profesional di dunia kerja.
Copyrights © 2025