Permasalahan lingkungan yang semakin kompleks menuntut pening-katan kesadaran dan partisipasi masyarakat, termasuk generasi muda, dalam upaya pelestarian alam. Sekolah sebagai institusi pendidikan formal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan melalui sosialisasi dan aksi konservasi di SMAN 12 Kota Jambi. Sebanyak 29 siswa dari kelas X, XI, dan XII terlibat dalam kegiatan ini. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning dan penyuluhan berbasis ekoliterasi. Rang-kaian kegiatan meliputi pre-test, pe-nyampaian materi secara interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi, kuis, praktik penanaman pohon, dan post-test. Materi yang disampaikan mencakup isu kerusakan lingkungan, manfaat pohon dan hutan, serta peran satwa dan tumbuhan dalam ekosistem. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pema-haman siswa terhadap pentingnya pelestarian lingkungan setelah mengikuti kegiatan. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong sikap dan aksi nyata siswa dalam mendukung konservasi lingkungan, seperti penanaman pohon dan pengelolaan taman sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif yang diterapkan mampu menjadi sarana efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan kepedulian lingkungan di kalangan siswa. Penguatan edukasi lingkungan di se-kolah diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju pembentukan gene-rasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan alam.
Copyrights © 2025