Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dalam pembinaan atlet sepak bola, mengacu pada teori Gede Diva tentang pemerintah sebagai regulator, fasilitator, dan katalisator. Penelitian ini juga mengkaji faktor pendukung dan penghambat peran tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dispora Kaltim telah menjalankan peran fasilitator melalui penyediaan infrastruktur dan dukungan non-teknis, sesuai Instruksi Presiden No. 3 Tahun 2019. Sebagai regulator, Dispora mendorong kebijakan pembinaan meskipun implementasinya belum merata. Peran katalisator diwujudkan lewat kolaborasi lintas sektor, meski masih terdapat kendala dalam perencanaan dan minimnya dukungan sektor swasta. Penelitian ini menyimpulkan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor dan perencanaan berkelanjutan guna menciptakan sistem pembinaan sepak bola yang lebih inklusif dan berkeadilan di Kalimantan Timur.
Copyrights © 2025