Penelitian interdisipliner ini mengkaji fenomena kontemporer "brain rot" dalam kaitannya dengan konsep spiritual Islam "al-qalb" (hati) berdasarkan Surah Al-Hajj ayat 46. Melalui analisis kualitatif yang mengintegrasikan neurosains, psikologi, dan teologi Islam, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konsumsi digital berlebihan mempengaruhi kesadaran spiritual dan fungsi kognitif. Studi ini mengungkapkan bahwa keterlibatan berlebihan dengan konten digital berkualitas rendah berkorelasi dengan menurunnya kesadaran spiritual, sementara praktik yang sejalan dengan kultivasi al-qalb meningkatkan resiliensi kognitif dan kecerdasan spiritual. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman konsep kesadaran berbasis hati dalam Al-Quran menawarkan wawasan berharga untuk mengatasi tantangan kesehatan digital modern.
Copyrights © 2025