Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, terutama kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah membawa perubahan mendasar dalam dunia pendidikan. Transformasi ini menuntut penyesuaian peran guru yang semula berfokus sebagai penyampai materi menjadi fasilitator digital yang mendampingi peserta didik dalam proses belajar. Pada era pembelajaran abad ke-21, guru tidak lagi hanya berperan sebagai sumber informasi, tetapi juga menjadi pendamping yang membantu peserta didik dalam mengakses, mengelola, dan memanfaatkan informasi melalui pemanfaatan teknologi secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan analisis literatur sebagai metode utama, bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana transformasi peran guru dapat diimplementasikan secara optimal di era kecerdasan buatan. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi peran guru memerlukan penguasaan keterampilan baru, seperti literasi digital, pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran, serta keterampilan AI coaching untuk membimbing peserta didik dalam menggunakan teknologi secara bijak. Guru perlu melakukan strategi adaptasi melalui pemanfaatan platform pembelajaran berbasis AI, integrasi chatbot sebagai sarana konsultasi belajar, dan penggunaan analitik pembelajaran untuk memetakan capaian belajar peserta didik secara akurat. Di sisi lain, aspek humanis guru tetap menjadi unsur penting yang tidak dapat digantikan AI, karena guru berperan sebagai motivator, pembimbing moral, dan pendamping emosional peserta didik dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2025