Pendahuluan Pemberian informed consent merupakan bagian penting dalam pelayanan medis yang menekankan hak pasien untuk mendapatkan informasi secara jelas sebelum tindakan medis dilakukan. Namun, tingkat pemahaman pasien terhadap informed consent seringkali masih rendah, yang dapat disebabkan oleh kurang efektifnya edukasi pra-tindakan yang diberikan. Tujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi pra-tindakan terhadap pemahaman pasien tentang informed consent di Rumah Sakit Khusus mata Medan Baru, Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan Pre Experimental Design, One Group Pretest-Posttest Design. Responden pasien yang melakukan tindakan medis dengan jumlah 100 responden, Hasil penelitian ini menunjukan pada variabel materi dimana nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.40 dan sesudah diberikan meningkat menjadi 1.58 dengan nilai p=0.010 < P= 0.05. Variable waktu dengan nilai rata-rata sebelum diberikan pemahaman Informed consent 1.45 setelah diberikan meningkat menjadi 1.64 dengan nilai p= 0.013 < p= 0.05. Variabel media sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setalah diberikan meningkat 1.55 dengan nilai p=0.016 < p=0.05. Variabel metode sebelum diberi pemahaman Informed consent dengan nilai rata-rata 1.40 setelah diberikan meningkat 1.58 dengan nilai p=0.015 < P= 0.05. Kesimpulan hubungan antara edukasi pra-tindakan dan pemahaman informed consent bersifat signifikan, yang menunjukkan bahwa semakin baik edukasi diberikan, maka semakin tinggi pula tingkat pemahaman pasien mengenai informed consent. Saran menjadikan edukasi pra-tindakan sebagai prosedur wajib yang dilakukan secara sistematis dan terdokumentasi sebelum tindakan medis. Dan meningkatkan keterampilan komunikasi, menggunakan metode edukasi yang sesuai dengan latar belakang pasien, serta memastikan bahwa informasi yang diberikan benar-benar dipahami oleh pasien sebelum menandatangani informed consent.
Copyrights © 2025