Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam 20 tahun terakhir menyebabkan transformasi besar dalam cara manusia berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Rata-rata waktu yang dihabiskan oleh individu untuk menggunakan internet melalui perangkat digital mencapai lebih dari 6 jam per hari, yang sebagian besar didominasi oleh aktivitas menatap layar (screen time). Dalam program ini juga bertujuan untuk mengedukasi bagaimana cara meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pemeriksaan mata dan perawatan kesehatan mata secara umum di kalangan sivitas akademika, dengan melakukan skrining dan pemeriksaan mata pada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk mencegah dan mendeteksi secara dini adanya gangguan pada mata. Cakupan peserta meliputi tenaga kependidikan dan tenaga pengajar di area Surabaya Barat, kegiatan dilaksanakan di Universitas Ciputra pada bulan Mei 2024. Metode pelaksanaan diawali dengan pemeriksaan umum, pemeriksaan mata dengan alat Auto Refracto Keratometer (ARK), dan Snellen Chart yang di diagnosis langsung oleh Dokter Spesialis Mata. Hasil dari pemeriksaan diolah dengan metode kuantitatif uji deskriptif berupa tabulasi data dengan membandingkan jumlah gawai dengan durasi penggunaan. Hasil dari pengabdian masyarakat, peserta yang memiliki gangguan mata terbanyak adalah penggunaan multidevice dan durasi lebih dari 2 jam, oleh karena itu perlu dilakukan melakukan skrining mata secara rutin, dan melakukan pembatasan jumlah perangkat digital yang digunakan secara bersamaan, dan menerapkan pencegahan kerusakan pada mata.
Copyrights © 2025