Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemahaman peserta didik pada materi pengenalan suku kata pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih cukup rendah. Rendahnya pemahaman tersebut terjadi karena guru kurang menggunakan media pembelajaran pada proses pembelajaran. Hal tersebut mengakibatkan siswa kesulitan memahami materi pembelajaran. Oleh karena itu diperlukan sebuah pengembangan media puzka (puzzle suku kata) untuk meningkatkan pemahaman siswa pada materi suku kata. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah untuk mengetahui prosedur pengembangan media puzka dan mengetahui peningkatan pemahaman siswa. Jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian pengembangan atau Research and Development (RD) dengan menggunakan model ADDIE yang memiliki lima tahapan pengembangan, yaitu (1) Analysis, (2) Design (3) Development (4) Implementation (5) Evaluation. Penelitian ini melibatkan subjek dari siswa kelas I SDN Malingping. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, test dan angket. Hasil penelitian pengembangan menunjukan bahwa (1) pengembangan media puzka disusun dengan kayu dan stiker gambar yang berisi puzzle alat transportasi, pekerjaan dan hewan yang divalidasi oleh 3 validator ahli yakni ahli media, ahli bahasa dan ahli materi. (2) penggunaan media puzka mampu meningkatkan pemahaman siswa kelas I SDN Malingping pada materi suku kata, sebab: a) media puzka telah disesuaikan pada aspek ketersediaan, keefektivan, kualitas produk, peserta didik, kemampuan penggunaan, fleksibelitas, alokasi waktu, dan tujuan pembelajaran; b) desain menarik dan sesuai dengan karakteristik siswa; c) kesesuaian desain media puzka denga isi materi, d) penggunaan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, d) pemilihan gambar puzka sesuai dengan kondisi lingkungan peserta didik, e) pembelajaran menggunakan media puzka dikemas dalam permainan.
Copyrights © 2025