Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram tahun 2025 di Desa Anjani fokus pada literasi, terutama pengembangan literasi anak-anak usia sekolah dasar. Masalah utama yang ditemukan adalah minat baca anak-anak yang rendah, mereka lebih tertarik menggunakan gadget dibandingkan membaca buku. Untuk mengatasi hal ini, diadakan program “Ruang Bermain Edukatif” yang menggabungkan aktivitas bermain dengan kegiatan literasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa, anak-anak, dan masyarakat setempat. Kegiatan terdiri dari beberapa tahapan seperti survei awal, wawancara, perencanaan program, desain program, menyusun daftar kebutuhan, mempersiapan ruang, hingga pelaksanaan ruang bermain yang meliputi, membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita dan membuat project kreatif wayang botol. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan minat dan kemampuan membaca anak-anak, terlihat dari antusiasme yang tinggi, keberanian menyapaikan pendapat, serta kemampuan menulis sederhana. Temuan ini sesuai dengan konsep play-based learning dan emergent literacy, bahwa belajar sambil bermain dapat merangsang perkembangan bahasa dan kemampuan literasi anak secara efektif. Dengan demikian, pengadaan ruang bermain edukatif bisa menjadi strategi alternatif dalam meningkatkan literasi anak usia sekolah dasar sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas.
Copyrights © 2025