Sebagian besar kendaraan listrik menggunakan sistem pengereman regeneratif untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik yang disimpan kembali ke baterai. Namun, efektivitas sistem ini masih dapat ditingkatkan. Penelitian ini mengusulkan sistem pengereman gabungan antara rem regeneratif dan mekanis, dengan kontrol intensitas menggunakan nilai variabel dari ADC (Analog to Digital Converter). Motor BLDC 250 watt dimodifikasi agar dapat berfungsi sebagai generator selama pengereman. Sistem dikendalikan menggunakan algoritma Field-Oriented Control (FOC) yang memungkinkan pembalikan arah medan magnet stator, menciptakan torsi pengereman. Konverter digunakan untuk mengatur intensitas rem regeneratif selama deselerasi. Pengujian dilakukan secara real-time di lintasan jalan untuk mengukur energi yang dipulihkan selama pengereman. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem ini mampu mengembalikan energi sebesar 11,7% dari total energi yang dikonsumsi selama akselerasi. Sistem pengereman gabungan dengan kontrol FOC dan ADC variable ini mampu meningkatkan efisiensi energi dan memberikan pengereman yang lebih efektif pada kendaraan listrik. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga memperpanjang umur baterai dan komponen mekanis.
Copyrights © 2025