Transformasi digital mendorong institusi pendidikan untuk mengoptimalkan media sosial sebagai sarana strategis dalam membangun citra dan meningkatkan daya saing. SMA Hasanuddin Wajak Malang, sebagai sekolah berbasis pesantren tertua di wilayahnya, memiliki potensi keunggulan yang belum sepenuhnya terekspos melalui strategi pemasaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan siswa dalam mengelola social media marketing (SMM) guna memperkuat branding sekolah. Metode pelaksanaan mencakup asesmen kebutuhan, pelatihan, dan pendampingan berbasis praktik langsung. Materi yang diberikan meliputi konsep branding, perancangan konten, hingga analisis insight media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep branding dan keterampilan teknis SMM, yang ditunjukkan melalui kemampuan merancang konten kreatif dan menyusun content calendar. Selain itu, telah terbentuk tim media sosial permanen yang terdiri dari guru dan siswa, serta dirumuskan pembagian peran untuk mendukung konsistensi publikasi. Program ini juga meningkatkan kesadaran peserta akan pentingnya narasi lokal sebagai pembeda dalam pembangunan citra sekolah. Kegiatan berpotensi berkelanjutan melalui pendampingan virtual, evaluasi performa konten, dan penyusunan SOP pengelolaan media sosial. Secara keseluruhan, PkM ini berkontribusi dalam memperkuat branding sekolah berbasis media sosial dan dapat direplikasi pada institusi pendidikan serupa.
Copyrights © 2025