Peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif yang mendukung perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa. Guru BK bertindak sebagai konselor, mediator, dan fasilitator untuk membantu siswa mengatasi berbagai tantangan, seperti kesulitan belajar, konflik, dan masalah kesehatan mental. Dengan membangun hubungan yang penuh kepercayaan, mendorong keterlibatan orang tua, serta mengembangkan program pencegahan seperti anti-bullying dan manajemen stres, guru BK dapat menciptakan suasana kelas yang inklusif dan nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh interaksi guru BK dengan siswa, tantangan yang dihadapi dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, serta indikator keberhasilannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan hasil yang menunjukkan bahwa keberadaan guru BK yang kompeten menjadi salah satu faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pendidikan.
Copyrights © 2025