Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) di Desa Gongsol untuk mengatasi rendahnya kemampuan dasar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan, dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengajaran Bahasa Inggris di MIS Al-Ittihadiyah, pembuatan pojok mini, les tambahan di perpustakaan desa, pengajian Al-Qur'an dan tahsin, lomba "Peringkat 1", dan bakti sosial berbasis masyarakat. Hasil program menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kosakata aktif mahasiswa, motivasi belajar yang lebih besar, dan hubungan yang lebih erat antara tim universitas dan masyarakat. Strategi pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan dengan media sederhana terbukti efektif meskipun fasilitas terbatas. Program ini juga mendorong keterlibatan masyarakat, yang sangat penting untuk keberlanjutan, dan direkomendasikan untuk dilanjutkan melalui pendampingan dan pelatihan guru.
Copyrights © 2025