Model Pembelajaran pembelajaran Scientific Inquiry merupakan salah suatu model pembelajaran berorientasi terhadap siswa dalam meningkatkan keterampilan proses sains fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan proses sains fisika yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran saintific inquiry lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung pada meteri listrik dinamis. Metode penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain two group pretest posttest. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil analisa data pretes diperoleh rata-rata kelas eksperimen 38.82 dengan standard deviasi 9.93 dan rata-rata kelas kontrol 38.68 dengan standard deviasi 7.87. Pada uji normalitas dan homogenitas kedua kelas berdistribusi normal dan homogen artinya kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Untuk kelas eksperimen diperoleh rata-rata 74.68 dengan standard deviasi 7.10 dan untuk kelas kontrol diperoleh rata-rata 64.18 dengan standard deviasi 5.11. model pembelajaran diperoleh signifikan sebesar 0,000 < 0,005, maka dapat dikatakan bahwa hasil pengujian menolah Ho atau menerima Ha dalam taraf alpha 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil keterampilan proses sains fisika yang diberi model pembelajaran scientific inquiry dan pembelajaran langsung.
Copyrights © 2024