Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas konseling multibudaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidenreng Rappang yang masih terbatas dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam layanan konseling. Sehingga, program pengabdian masyarakat diorientasikan pada pelaksanaan pelatihan konseling model KIPAS (Konseling Integratif Progresif Adaptif Struktur) yang dipadukan dengan strategi budaya tudang sipulung terhadap guru BK. Metode pengabdian masyarakat menggunakan participation action research (PAR) dengan langkah-langkah pelaksanaan meliputi mengidentifikasi permasalahan mitra, penyusunan program dan konsep kegiatan pelatihan, sosialisasi, pelatihan daring dan luring, praktik konseling, pendampingan, serta pengembangan e-modul, dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru BK, ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test dibandingkan pre-test serta keterampilan praktik konseling yang lebih aplikatif. Luaran berupa e-modul, dan platform digital yang mendukung keberlanjutan implementasi konseling multibudaya berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasistas konseling multibufaya guru BK sekaligus membangun jejaring profesional yang berkelanjutan
Copyrights © 2025