Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peran Bimbingan Pribadi-Sosial dalam Keterampilan Komunikasi Interpersonal Peserta Didik Rahman, Rafli Adriansyah; Ayu, Siska Putri; Qarimah, Inayah Ridhayanti; Zulfikri, Zulfikri
Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development Volume 4 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijosc.v4i3.68769

Abstract

Keterampilan komunikasi interpersonal merupakan aspek penting dalam perkembangan pribadi, sosial, dan akademik siswa. Bimbingan pribadi-sosial memiliki peran signifikan dalam membantu siswa mengatasi masalah pribadi dan sosial serta menyesuaikan diri dengan lingkungan keluarga dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan pribadi-sosial dalam meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa, khususnya dalam membangun komunikasi efektif dan hubungan yang sehat. Metode penelitian ini menggunakan studi kepustakaan dengan meninjau literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan pribadi-sosial memberikan kontribusi positif terhadap keterampilan komunikasi interpersonal siswa. Layanan ini membantu siswa dalam aspek pertumbuhan pribadi, pemahaman diri, komunikasi sehat, pembentukan perilaku baru, ekspresi diri, ketahanan, dan pengembangan kompetensi. Dengan bimbingan pribadi-sosial, siswa mampu mengembangkan keterampilan komunikasi yang lebih baik, yang berdampak positif pada hubungan sosial dan mengurangi risiko kegagalan dalam tugas perkembangan individu. Oleh karena itu, konselor disarankan untuk memaksimalkan layanan bimbingan pribadi-sosial demi meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa.
Peran Keterampilan Berpikir Kreatif Terhadap Kemampuan Resiliensi Remaja Fitri, Qawiyyan; Mutahara, Nurul; Maslina, Maslina; Ayu, Siska Putri
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 22 No 1 (2025): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v22i1.4600

Abstract

This study examines the contribution of creative thinking skills to adolescent resilience through a qualitative literature review approach. Data were collected via systematic searches of academic databases (Google Scholar, PubMed, ERIC) using a combination of keywords such as “creative thinking,” “adolescent resilience,” and related terminology. The analysis reveals that Guilford's dimensions of creative thinking (divergent and convergent) are significantly associated with enhanced resilience through three primary mechanisms: (1) strengthening cognitive flexibility, (2) developing innovative problem-solving capacity, and (3) optimizing emotional expression. Further analysis identifies mediating factors (emotional intelligence, self-efficacy, problem-solving ability) and moderating factors (social support, school environment) that influence the strength of this relationship. These findings reinforce Rutter’s resilience theory postulating the adaptive role of creativity in adolescent stress management. The study concludes that implementing comprehensive creativity-based educational interventions, supported by a conducive environment, represents a potential strategy for resilience development.
Implications Of Counseling Guidance On Teenager’s Hanging Out Lifestyles Hamidah, Aisyah Ummu; Rafiola, Ryan Hidayat; Ayu, Siska Putri
Guidance : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 21 No 02 (2024): Guidance: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | Universitas Islam As-Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/guidance.v21i02.4311

Abstract

The aim of this mini research is to find out interaction patterns and interactional dynamics, adolescent lifestyles and the implications of guidance services for high school students. This research method uses symbolic interactionism, sampling informants using purposive sampling and collaborating with snowball. The research results showed that the group of high school teenagers that the researchers observed had a habit of hanging out in this group not as a place to show off on social media, indeed some uploaded it to social media but not to show their orders or the appearance of the clothes they were wearing. Groups also make their activities meaningful by exchanging ideas and the latest information. The final result is that this group has great potential in supporting guidance and counseling services, group guidance which is very similar to problem solving techniques and group counseling.
Pelatihan Konseling Model KIPAS Berbasis Nilai Tudang Sipulung dalam Upaya Peningkatkan Kapasitas Konseling Multibudaya Guru Bimbingan Konseling Aswar, Aswar; Wibowo, Dwi Endrasto; Amsal, Bahrul; Anugerah, Muh. Fahmi; Ayu, Siska Putri
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): November 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v5i6.903

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas konseling multibudaya guru Bimbingan dan Konseling (BK) di Kabupaten Sidenreng Rappang yang masih terbatas dalam mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam layanan konseling. Sehingga, program pengabdian masyarakat diorientasikan pada pelaksanaan pelatihan konseling model KIPAS (Konseling Integratif Progresif Adaptif Struktur) yang dipadukan dengan strategi budaya tudang sipulung terhadap guru BK. Metode pengabdian masyarakat menggunakan participation action research (PAR) dengan langkah-langkah pelaksanaan meliputi mengidentifikasi permasalahan mitra, penyusunan program dan konsep kegiatan pelatihan, sosialisasi, pelatihan daring dan luring, praktik konseling, pendampingan, serta pengembangan e-modul, dan platform digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan guru BK, ditunjukkan oleh kenaikan skor post-test dibandingkan pre-test serta keterampilan praktik konseling yang lebih aplikatif. Luaran berupa e-modul, dan platform digital yang mendukung keberlanjutan implementasi konseling multibudaya berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berdampak positif dalam meningkatkan kapasistas konseling multibufaya guru BK sekaligus membangun jejaring profesional yang berkelanjutan
Empathic Listening berbasis Nilai Pacce dalam Konteks Budaya Bugis–Makassar Latif, Suciani; Ayu, Siska Putri; Musfirah, Musfirah; Fitri, Qawiyyan; Wibowo, Dwi Endrasto
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 5
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pelatihan “Empathic Listening berbasis Nilai Pacce dalam Konteks Budaya Bugis–Makassar” dilaksanakan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 dan diikuti oleh 25 guru Bimbingan dan Konseling anggota MGBK SMA Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru BK menerapkan keterampilan mendengarkan empatik (attending, parafrase, refleksi perasaan, ringkasan) dengan mengintegrasikan nilai Siri’ na Pacce sebagai landasan etis dan afektif praktik konseling. Pendekatan yang digunakan bersifat partisipatif melalui ceramah interaktif, studi kasus, simulasi peran, dan refleksi. Meskipun modul berdesain dua hari (12 JP), pelaksanaan diadaptasi menjadi satu hari intensif (12 JP) dengan pendampingan lapangan 4 minggu melalui Rencana Implementasi Pacce (RIP) di sekolah peserta. Hasil pre–post test menunjukkan peningkatan rata-rata 26% pada penguasaan micro-skills; peserta juga melaporkan peningkatan sensitivitas terhadap nilai Pacce (empati, kepedulian, kepekaan sosial) dalam interaksi konseling. Luaran program meliputi naskah prosiding, pengurusan hak cipta modul “Empathic Listening berbasis Nilai Pacce”, dan video dokumentasi untuk diseminasi LP2M dan MGBK.Kata kunci: empathic listening, Pacce, konseling budaya, guru BK, Bugis–Makassar
Analisis Kebutuhan Penguatan Psychological Adjustment Warga Binaan Perempuan dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling Ayu, Siska Putri; Zahrani, Sarah Shafa; Umar, Nur Fadilah; Wibowo, Dwi Endrasto
Jurnal Educazione : Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Bimbingan dan konseling Vol. 13 No. 2 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/edu.v13i2.4910

Abstract

This study aims to describe the need assessment of psychological adjustment among female inmates at the Women’s Penitentiary in “X” Regency. The research background highlights the psychological vulnerability of female inmates who often experience emotional distress due to loss of freedom, limited social interaction, and negative societal stigma. This study used is descriptive qualitative with data sources in the form of needs assessment results, interviews, and field observations. The analysis revealed that 70% of inmates experienced stress due to a new and restrictive environment, 80% felt pressured by social stigma, and 70% were anxious about being rejected by society after release. These findings indicate a high level for strengthening psychological adjustment, particularly in managing stress, developing self-acceptance, and enhancing social support. The study underscores the importance of establishing community-based counseling services to promote psychological well-being and facilitate social reintegration for female inmates. This study provides context-specific evidence for designing community-based counseling interventions in female correctional institutions, which has received limited empirical attention in Indonesia.