Pengkajian aspek spiritual dalam praktik keperawatan masih belum diimplementasikan secara menyeluruh di rumah sakit. Perawat umumnya hanya mencatat agama dan kebiasaan ibadah tanpa menggali kebutuhan spiritual pasien secara mendalam. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan instrumen yang sesuai konteks budaya lokal serta minimnya pelatihan profesional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen pengkajian spiritual yang aplikatif dan kontekstual bagi pasien dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui metode workshop yang dikombinasikan dengan pendekatan ceramah, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD), serta pengisian kuesioner evaluasi sebagai bagian dari proses validasi instrumen. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 75% peserta menyatakan instrumen layak digunakan dengan revisi dan 25% menyatakan sangat layak. Saran perbaikan meliputi penyederhanaan bahasa, efisiensi pertanyaan, dan penyesuaian format. Instrumen yang dikembangkan adalah BRAVE yang merupakan modifikasi dari instrumen FICA dan HOPE. Kesimpulannya adalah instrumen ini dinilai layak digunakan dengan penyempurnaan dan berpotensi meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan yang holistik melalui penguatan aspek spiritual.
Copyrights © 2025