Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.
Copyrights © 2025