Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan Wahdatul Ulum dalam proses pemberdayaan masyarakat, dengan menekankan pada integrasi antara nilai-nilai Islam dan ilmu sosial. Fokus utama dari kajian ini adalah bagaimana konsep kesatuan ilmu yang bersumber dari wahyu dan rasio dapat diwujudkan dalam praktik sosial kemasyarakatan yang bersifat transformatif dan partisipatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, mengkaji berbagai literatur keislaman, teori ilmu sosial, serta dokumentasi pemberdayaan masyarakat berbasis nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Wahdatul Ulum memberikan kerangka konseptual yang kuat dalam merancang program pemberdayaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek material, tetapi juga spiritual, etika, dan kultural. Integrasi nilai-nilai Islam dengan ilmu sosial menghasilkan model pemberdayaan yang seimbang antara pembangunan individu dan kolektif dalam masyarakat. Namun, tantangan masih muncul dalam bentuk dikotomi ilmu, resistensi sosial, serta lemahnya sinergi antara institusi keagamaan dan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan paradigma pemberdayaan masyarakat Islami yang holistik dan kontekstual.
Copyrights © 2025