Sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan partisipasi peserta didik melalui organisasi dan ekstrakurikuler sebagai sarana pengembangan bakat, minat, karakter, disiplin, dan keterampilan sosial. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi organisasi di sekolah serta pengaruhnya terhadap partisipasi aktif siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan Pembina Pramuka dan Wakil Kesiswaan sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi organisasi dilakukan melalui jalur formal seperti rapat pembina, apel pagi, serta pelaporan resmi, dan diperkuat oleh komunikasi interpersonal yang hangat, motivasional, serta berorientasi pada pembinaan karakter. Strategi tersebut didukung mekanisme motivasi dan reward, seperti SKU dan penghargaan tahunan, untuk mendorong kedisiplinan dan konsistensi siswa. Kendala komunikasi dapat diatasi melalui kombinasi komunikasi formal dan interaksi interpersonal berkelanjutan. Temuan menegaskan bahwa efektivitas komunikasi organisasi menjadi faktor kunci keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler dan peningkatan motivasi siswa.
Copyrights © 2025