Penelitian ini menilai efektivitas kegiatan penyuluhan pendidikan inklusif mengenai kesadaran hak asasi manusia (HAM) pada anggota OSIS SMP Negeri 1 Nagreg. Intervensi yang dilaksanakan pada 7 November 2025 ini menggabungkan tes pre-post melalui Quizziz (n = 29), pemberian materi interaktif, serta Forum Group Discussion (FGD) dengan mitra lokal Senyum Anak Nusantara (SAN). Dengan desain single-group pretest-posttest, peserta mengerjakan 10 soal Quizziz sebelum dan sesudah sesi pemberian materi, FGD digunakan untuk menangkap pemahaman kontekstual dan respons praktis terhadap kasus perundungan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan total jawaban benar meningkat dari 145/290 (50%) pada pre-test menjadi 276/290 (95%) pada post-tes. Sebagian besar butir mengalami peningkatan yang signifikan, meskipun pada dua butir yang berkaitan dengan aspek psikologis (butir 8-9) masih menunjukkan kurangnya pemahaman. Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan tersebut efektif meningkatkan pengetahuan teknis dan kesadaran situasional, sekaligus menyoroti perlunya tindak lanjut yang berfokus pada pengenalan psikologis dan respons empatik. Rekomendasi praktis mencakup modul role-play singkat, bagan alur pelaporan satu halaman, struktur dukungan teman sebaya, serta integrasi materi HAM ke dalam pembelajaran PPKn.
Copyrights © 2025