Penelitian ini membahas perubahan fungsional otak pada anak yang mengalami gangguan bahasa, dengan fokus pada bagaimana gangguan pada area otak tertentu dapat memengaruhi kemampuan berbahasa dan proses pemerolehan bahasa anak. Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana perubahan aktivitas di area otak seperti Broca dan Wernicke berdampak pada kemampuan anak dalam memahami dan memproduksi bahasa, terutama pada anak dengan gangguan perkembangan seperti autisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hasil- hasil studi yang menunjukkan keterkaitan antara gangguan bahasa dengan perubahan fungsi otak, serta mengidentifikasi faktor-faktor medis dan lingkungan yang memengaruhi kondisi tersebut. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dan analisis deskriptif terhadap literatur, studi kasus, dan hasil observasi terkait perubahan fungsional otak pada anak dengan gangguan bahasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa gangguan pada sistem saraf pusat, khususnya di area yang berperan dalam pemrosesan bahasa, dapat menyebabkan hambatan signifikan dalam pemerolehan dan penggunaan bahasa anak. Selain faktor neurologis, lingkungan yang kurang memberikan stimulasi verbal juga memperburuk kondisi gangguan bahasa. Penelitian ini menegaskan pentingnya deteksi dini, intervensi yang tepat, serta dukungan lingkungan dalam membantu anak mengoptimalkan potensi bahasa mereka. Saran yang diberikan adalah perlunya kolaborasi antara keluarga, pendidik, dan terapis untuk menciptakan strategi pembelajaran yang inklusif dan efektif bagi anak-anak dengan gangguan bahasa.
Copyrights © 2025