Salah satu keterampilan dasar yang penting untuk distimulasi sejak dini adalah kemampuan calistung (membaca, menulis, dan berhitung). Meskipun dalam kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menekankan konsep belajar sambil bermain, stimulasi calistung tetap perlu diberikan secara bertahap dan menyenangkan agar anak memiliki kesiapan memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara guru ditemukan beberapa masalah yakni sebagian anak kelompok B mengalami kesulitan dalam menguasai keterampilan Calistung. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dipilih karena sesuai dengan kondisi permasalahan, yakni keterbatasan media pembelajaran atau alat permainan edukatif (APE) dalam menunjang kemampuan calistung anak. Tim pengabdi dengan pendekatan PAR yang terdiri atas identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan program, evaluasi dan refleksi secara tepat merancang, membuat, dan menerapkan APE yang dapat digunakan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga dengan adanya APE yang kreatif dan inovatif tersebut dapat terlihat aspek perkembangan anak sebelum dan sesudah menggunakan APE, yakni anak-anak menjadi lebih antusias, aktif, serta menunjukkan peningkatan keterampilan literasi dan numerasi secara bertahap
Copyrights © 2025