Penelitian ini menganalisis penerapan pendekatan Deep Learning di SMA Negeri 12 Surabaya sebagai respons atas perubahan kebijakan kurikulum nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, serta wakil kepala sekolah bagian kurikulum. Analisis penelitian difokuskan pada kesiapan sekolah, pelatihan guru, praktik pembelajaran, serta dampak penerapan prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah telah mempersiapkan diri dengan baik melalui pelatihan intensif bagi guru dan kegiatan berbagi praktik di lingkungan internal sekolah. Guru mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dan penyelidikan yang mendorong keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kritis, serta koneksi antara materi pelajaran dan kehidupan nyata. Implementasi Deep Learning juga meningkatkan partisipasi belajar dan memperkuat sikap kolaboratif serta kreatif siswa. Meskipun terdapat hambatan seperti perbedaan kemampuan literasi digital dan adaptasi terhadap pola belajar baru, pendekatan ini terbukti memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pembelajaran dan perkembangan karakter siswa. Secara keseluruhan, penerapan Deep Learning di SMA Negeri 12 Surabaya mendukung pembelajaran yang lebih bermakna, relevan, dan berpusat pada peserta didik.
Copyrights © 2025