Journal of Sustainable Community Practices
Vol. 2 No. 1 (2025): April

Edukasi dan Pendampingan Masyarakat dalam Deteksi Dini Stroke dan Tatalaksana Awal di Rumah: Community Education and Support in Early Stroke Detection and Initial Management at Home

Hermadin Hermadin (Program Studi Keperawatan, STIKES Tanawali Takalar)
Hamka Hamka (Program Studi Keperawatan, STIKES Tanawali Takalar)
Patmawati Patmawati (Program Studi Keperawatan, STIKES Tanawali Takalar)
Dina Oktaviana (Program Studi Keperawatan, STIKES Tanawali Takalar)
Ernawati Ernawati (Program Studi Keperawatan, STIKES Tanawali Takalar)
Asrar AS (Program Studi S1 Gizi, Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional)



Article Info

Publish Date
10 Apr 2024

Abstract

Abstrak Stroke merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di Indonesia setelah penyakit jantung iskemik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai gejala awal dan penanganan stroke menyebabkan keterlambatan mendapatkan pertolongan medis. Kegiatan edukasi dan pendampingan masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap deteksi dini serta tatalaksana awal stroke. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pattallassang, Kabupaten Takalar, pada 20–22 Maret 2025, melibatkan 50 peserta dewasa dan lansia berisiko stroke. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, simulasi metode FAST (Face drooping, Arm weakness, Speech difficulty, Time to call for help), serta pendampingan keluarga berisiko melalui kunjungan rumah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 30% menjadi 88% (kenaikan 58%), dengan peningkatan tertinggi pada kemampuan memberikan pertolongan pertama (naik 62%). Pendampingan keluarga juga meningkatkan perilaku pencegahan stroke dari 28% menjadi 71% (kenaikan 43%), terutama dalam pemeriksaan tekanan darah dan pengenalan tanda FAST. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku masyarakat terhadap pencegahan serta penanganan awal stroke. Pendekatan edukatif-partisipatif direkomendasikan sebagai strategi berkelanjutan dalam menurunkan risiko stroke di tingkat komunitas. Abstract Stroke is the leading cause of death and disability in Indonesia after ischemic heart disease. The low level of public knowledge regarding early symptoms and initial management of stroke often leads to delays in obtaining medical treatment. This community education and mentoring program aimed to improve public knowledge and preparedness for early detection and initial management of stroke. The activity was conducted in Pattallassang Village, Takalar Regency, from March 20–22, 2025, involving 50 adult and elderly participants at risk of stroke. The methods used included interactive health education, simulation of the FAST method (Face drooping, Arm weakness, Speech difficulty, Time to call for help), and family mentoring through home visits.The evaluation results showed an increase in participants’ knowledge from an average of 30% to 88% (a 58% improvement), with the highest increase in the ability to provide first aid (62%). Family mentoring also improved preventive behaviors from 28% to 71% (a 43% increase), particularly in regular blood pressure checks and recognition of FAST signs. This activity proved effective in enhancing community knowledge, awareness, and behavior regarding stroke prevention and early management. An educational and participatory approach is recommended as a sustainable strategy to reduce stroke risk at the community level.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jscp

Publisher

Subject

Humanities Education Public Health Social Sciences

Description

Focus and Scope The scope of the Journal of Science and Community Practice covers various fields of application of science and technology in community service activities, including but not limited to: Health and Well-being, including Health promotion and clean and healthy living behaviour; Community ...