Sustainable Development Goals (SDGs) adalah rencana global dalam mencapai kehidupan yang berkelanjutan seperti mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan terciptanya pendidikan berkualitas. Salah satu tujuan SDGs adalah memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil. Indonesia mendukung tujuan ini melalui agenda Pendidikan Berkualitas, yang memiliki urgensi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, kurangnya kecakapan perangkat Nagari dalam memanfaatkan teknologi menjadi kendala. Meski UU No. 6 tahun 2014 mengamanatkan penggunaan sistem informasi desa berbasis IT, ketidakmampuan perangkat Nagari mengancam pembangunan. Solusi dari permasalahan ini adalah internalisasi datafikasi kepada perangkat Nagari melalui program komprehensif yang dirancang tim pengabdian melalui PPNB yang bertempat di Nagari Tanjung Pondok Tapan, Kab Pesisir Selatan. Belum adanya penggunaan sistem informasi berbasis IT di Nagari Tanjung Pondok menjadi alasan tim melakukan pengabdian di Nagari tersebut. Datafikasi sendiri merupakan proses pengubahan informasi, kegiatan, dan aktivitas pendidikan menjadi data yang dapat diukur dan dianalisis. Hasil analisis ini akan dijadikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga tujuan dalam pengabdian ini adalah mengenalkan konsep datafikasi kepada perangkat Nagari Tanjung Pondok melalui sosialisasi dan pelatihan. Selain itu Pre-Post test juga digunakan dalam mengukur tingkat pemahaman perangkat Nagari sebelum dan setelah sosialisasi dilaksanakan. Hasil dari pre-post test di dapatkan persentase sebesar 71% peningkatan pemahaman datafikasi oleh perangkat Nagari. Ini mengindikasikan bahwa perangkat Nagari sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai datafikasi.
Copyrights © 2025