Pengabdian ini menyoroti kebutuhan krusial akan peningkatan keterampilan konseling dasar bagi pembina asrama dan guru di boarding school di Lampung, khususnya SMA Kebangsaan Lampung Selatan. Dengan karakteristik permasalahan khas siswa asrama, pendidik dan pembina seringkali menghadapi tantangan dalam membangun komunikasi yang empatik, responsif, dan suportif. Kesenjangan keterampilan ini menghambat pembentukan kedekatan psikologis dan penanganan isu-isu siswa secara efektif. Oleh karena itu, pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru melalui workshop interaktif, mengadopsi metode dalam experiential learning. Fokus utama workshop adalah memperkuat keterampilan mendengar aktif, empati, membangun rapport, dan memberikan umpan balik yang konstruktif. Pengukuran peningkatan keterampilan guru dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test ketrampilan konseling pada peserta. Melalui workshop ini, terbukti pemahaman peserta mengenai mendalam tentang prinsip-prinsip konseling dasar, kemampuan mengidentifikasi masalah psikososial siswa, dan keterampilan menerapkan teknik-teknik tersebut dalam interaksi sehari-hari meningkat sebesar 24%.
Copyrights © 2025