Program KKN integratif berbasis Smart Village dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) di Desa Lagego terbukti efektif dalam mendorong pembangunan desa yang partisipatif, efisien, dan berkelanjutan. Integrasi digitalisasi layanan publik dengan pemanfaatan aset sosial, budaya, dan kelembagaan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan administrasi desa, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat serta menjamin keberlanjutan program pasca-KKN. Model pengabdian ini menunjukkan bahwa transformasi menuju Smart Village dapat dilakukan secara adaptif tanpa mengabaikan kearifan dan identitas lokal, sehingga relevan untuk direplikasi di desa-desa lain.
Copyrights © 2026