Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi memberikan pengaruh besar terhadap perilaku, pola pikir, dan karakter remaja. Kemudahan akses informasi membuka peluang pengembangan diri, namun juga memunculkan risiko penyimpangan moral seperti perundungan digital, krisis identitas, rendahnya etika berkomunikasi, serta kemerosotan akhlak. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis sebagai fondasi pembinaan moral remaja melalui penguatan akidah, ibadah, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka untuk menganalisis peran PAI dalam membina moral remaja di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berfungsi sebagai pengarah nilai, pengontrol perilaku, serta pembentuk karakter religius melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, dan pengembangan kesadaran moral. Peran guru PAI, lingkungan sekolah, serta keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan moral. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan moral remaja memerlukan kolaborasi menyeluruh antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar remaja mampu menghadapi tantangan digital secara bijaksana, beretika, dan sesuai ajaran Islam.
Copyrights © 2025